Selasa, 15 Oktober 2013

KREDIT KARBON INDONESIA

kredit karbon ialah penjualan penurunan emisi karbon kepada perusahaan-perusahaan yang tidak bisa mengurangi gas emisi karbon tersebut penjelasanya seperti, ini negara-negara didunia telah sepakat untuk menandatangani praturan protokol kyoto yang berisikan tentang mengurangi gas emisi karbon yang keluar dari bumi setiap tahunya yang dapat mengakibatkan meningkatnya suhu dibumi dan merambat sampai membolongkan lapisan ozon. jadi perusahaan mana yang tidak bisa mengurangi pengeluar gas karbon akan dikenakan denda tetapi perusahaan tersebut bisa saja tidak dikenakan denda dengan cara membeli kredit gas emisi pengeluaran perusahaan lain yang dapat mengurangi pengeluaran gas karbon tersebut. dengan itu seharusnya indonesia bisa memanfaatkan hal ini karena dapat mendapatkan keuntungan yang sangat besar, negara india saja sudah melakukan ini sejak praturan ini diberlakukan total pendapatan negara india dari hasil penjualan kredit pengeluaran gas emisi karbon adalah $2,6 miliar sedangkan indonesia belum mendapatkan persetujuan dari pemerintah. bayangkan 1 kredit karbon saja dapat menghemat satu ton karbon dioksida (CO2), Indonesia punya peran sangat bagus diproyek ini karena Indonesia memiliki tempat-tempat yang dapat menimalisir pengeluaran gas karbon diIndonesia dan kan mendapatkan untung juga kepada Indonesia.Proyek ini banyak sekali peminatnya karena proyek ini tidak seperti proyek emas yang sering turun naik dalam perkembanganya tetapi tidak untuk proyek ini karena proyek ini terus meningkat dari tahun ke tahun. Disinilah pememerintah harus mendukung proyek ini agar usaha untuk mengurangi pengeluaran gas karbon di atmosfer ini dapat terlaksana, Indonesia dalam proyek ini diprediksi dapat menghasilkan $ 400 juta sampai $ 2 miliar untuk melindungi hutanya dari pembakaran hutan nama dari proyek ini adalah clean develop ment mechanism (CDM). Proyek ini membantu negara-negara berkembang untuk mengurangi gas karbon yang dihasilkan dari perusahaan-perusahaannya dan mendapatkan untung dari kredit karbon tersebut, perusahaan yang ingin menikuti proyek ini harus terlebih dahulu membuat proposal dan diajukan kepada pemerintah Indonesia setelah lolos seleksi akan dievaluasi oleh United Nation Framework Covention on Climate Change (UNFCCC) jika dipenuhi maka UNFCCC akan mengualarkan sertivikat yang bernamakan certified emission reduction (CER). CER ini lah yang dapat diperjualkan kepada perusaan-perusahaan yang tidak dapat mengurangi pengeluaran gas karbon dalam perusaannya, sayangnya pemerintah baru memproses 6 proyek dari 17 proyek yang diajukan seharusnya pemerintah Indonesia melakukan proses ini dengan cepat agar pemasukan dari kredit karbon ini dapat meningkat setiap tahunnya. Sumber: www.chem-is-try.org/artikel_kimia/kimia_lingkungan/indonesia-menjual-kredit-karbon-untuk-melestarikan-hutan/ www.ihedge.wordpress.com/2007/07/06/kredit-karbon-potensi-indonesia/ www.ahfan21.blogspot.com/2008/11/sekilas-tentang-kredit-karbon.html ccebotanoo.blogspot.com/2011/11/bisnis-global-energi-lebih.html komahi.umy.ac.id/2011/.../kesiapan-indonesia-untuk-mekanisme.html

Sabtu, 07 September 2013

tuliskan yang anda ketahui dengan kimia ??

menurut saya kimia adalah suatu sisa proses dari hasil produksi industri sehingga menghasilkan limbah yang berbahaya untuk lingkungan, limbah kimia tersebut mudah terbakar jadi industri tidak boleh membuang sisa produksinya sembarangan. harus ada pengolalaan yg baik agar limbah kimia tersebut tidak dibuang begitu saja kelingkungan setempat, selain merugikan lingkungan kimia juga bermanfaat untuk proses penelitian jadi itu lah kimia yang saya ketahui.