artikel ilmiah
Limbah Berbahaya Sisa Rumah Sakit
Limbah adalah sesuatu yang sudah tidak terpakai lagi atau tidak habis pakai, limbah sangat berbahaya jika tidak diolah dengan baik. Apalagi limbah sisa dari rumah sakit, limbah hasil dari sisa rumah sakit masuk kegolongan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) sehingga kalau tidak langsung dimusnahkan maka akan merusak , mencemarkan lingkungan dan membahayakan kesehatan manusia. Bahkan sekarang banyak dijual dipasaran alat-alat bekas rumah sakit dibuat mainan anak-anak itu sangat tidak baik karena sisa dari rumah sakit tersebut telah digunakan untuk pasien-pasien rumah sakit, bukan tidak mungkin penyakit yang diderita oleh pasien tersebut dapat menular ke anak-anak yang memainkan permainan bekas rumah sakit tersebut. Jadi rumah sakit harus mengelolah mana yang sisa organik yang bisa diolah dan mana yang berbahaya harus dimusnahkan dengan cara dibakar jangan sampai haril dari sisa organik dan berbaha dicampur begitu saja, bahan sisa yang harus dibakar itu seperti Jaringan atau potongan tubuh manusia, darah dan cairan tubuh yang lain termasuk janin, jarum, peralatan infus, skalpel, pisau, potongan kaca, kantong urin, masker yang digunakan setelah operasi, hingga obat-obatan yang sudah kadaluwarsa atau tidak diperlukan lagi. Air bilas, kultur laboratorium, limbah dari ruang isolasi, kapas, materi atau peralatan yang tersentuh pasien yang terinfeksi, ekskreta juga dapat disebut sebagai contoh dari limbah berbahaya karena diduga mengandung bakteri patogen. Bahan-bahan sisa tersebut harus dibakar menggunakan alat yang disebut insinerato, bahan sisa tersebut tidak dibakar begitu saja tapi terlebih dahulu ditampung ditempat penampungan dan dibakar dengan tertutup sampai menjadi debu. Penyakit yang ditimbulkan jika rumah sakit tidak mengelolanya dengan baik adalah keracunan, kerusakan organ, kanker, hypertensi, asma brochioli, pengaruh pada janin yang dapat mengakibatkan lahir cacat (cacat bawaan), kemunduran mental, gangguan pertumbuhan baik fisik maupun psikis, gangguan kecerdasan dan lain-lain.
Bahkan masih ada rumah sakit yang membiarkan begitu saja hasil dari bekas penanganan pasien seolah-olah menejemen dari rumah sakit tersebut tidak tahu dampak dari hasil sisa pralatan pasien rumah sakit tersebut, padahal kita sama-sama tahu petugas-petugas yang bekerja dirumah sakit adalah lulusan kesehatan yang mengerti tentang kesehatan tetapi masih ada yang membiarkan sisa limbah rumah sakit tersebut dibiarkan begitu saja. Sangat mengenaskan bukan? Rumah sakit yang harusnya menangani orang sakit tapi bisa juga membuat orang sakit. Oleh karna itu untuk menjamin keselamatan dan kesehatan tenaga kerja maupun orang lain yang berada dilingkungan rumah sakit dan sekitarnya perlu kebijakan yang sesuai dengan peraturan keselamatan dan kesehatan kerja dengan melaksanakan kegiatan pengelolaan limbah rumah sakit sebagai salah satu indikator penting yang perlu diperhatikan. Rumah sakit sebagai institusi sosial selain memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, sebaiknya tidak terlepas dari tanggung jawab pengelolaan limbah yang dihasilkan agar tidak menimbulkan dampak negatif yang berkepanjangan.
Langganan:
Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar